maaf email atau password anda salah

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini

Satu Akun, Untuk Semua Akses


Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Masukan alamat email Anda, untuk mereset password

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link reset password melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Ubah No. Telepon

Ubah Kata Sandi

Topik Favorit

Hapus Berita

Apakah Anda yakin akan menghapus berita?

Ubah Data Diri

Jenis Kelamin

Berkarier di Tempo sejak awal 2006, ia banyak mendalami isu ekonomi-politik, termasuk soal tata kelola sumber daya alam. Redaktur Pelaksana Desk Ekonomi majalah Tempo ini juga aktif dalam sejumlah kolaborasi investigasi global di sektor keuangan dan perpajakan. Alumni Universitas Padjajaran.

Konten

Pabrik minyak kelapa sawit milik PT Padasa Enam Utama di Kecamatan Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Riau. Foto: Tim Kolaborasi Sawit Gelap
Sandera Kapitalisme Negara di Blok Rokan
Kepala Badan Restorasi Gambut Nazir Foead

Kepala Badan Restorasi Gambut Nazir Foead: Kebakaran di Gambut Terpola dan Besar

DUA bulan ke depan akan menjadi penentuan bagi Nazir Foead. Prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika bahwa pada September akan datang kemarau memaksa Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) melanjutkan tugas berkeliling ke luar Jawa, yang dimulai pada Juli lalu. “Saya harus ke lapangan untuk memastikan program pembasahan gambut dan bantuan ekonomi berjalan,” kata Nazir kepada wartawan Tempo, Agoeng Wijaya, lewat sambungan telepon, Kamis, 10 September lalu.

Nazir dan timnya memang tak boleh lengah di bulan-bulan rawan kebakaran hutan dan lahan sekarang ini. Lima tahun terakhir, gambut menjadi lahan paling terancam oleh amuk api. BRG pun kerap menjadi sasaran tembak.

Laporan Utama Edisi : Sabtu, 12 September 2020

Kebakaran di lahan perkebunan sawit milik PT Kumai Sentosa di Desa Sungai Cabang, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, pada 2019. Foto: ppid.menlhk.go.id

Jejak Korporasi Penyulut Geni

KEBAKARAN hutan dan lahan di Indonesia kembali meluas pada 2019. Tempo, Mongabay, Betahita, Malaysiakini, dan organisasi masyarakat sipil Auriga Nusantara berkolaborasi untuk menelusuri jejak api di puluhan konsesi kehutanan dan perkebunan sawit.

Analisis citra satelit dan pengecekan lapangan di konsesi tiga perusahaan menguatkan dugaan keterlibatan korporasi dalam malapetaka yang tahun lalu membuat ekonomi Indonesia merugi hingga Rp 75 triliun tersebut. Tumpulnya penegakan hukum dan longgarnya regulasi berpotensi memicu bahala serupa di masa depan.
 
Liputan ini terselenggara atas kerja sama Pulitzer Center melalui program Rainforest Journalism Fund.

Laporan Utama Edisi : Sabtu, 12 September 2020

Setelah Periode Pertama Gagal

Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan