1/0

text

Apa Kata Tempo: Terawan, Sudahlah

Daripada bermanuver dengan mengundang politikus dan artis sebagai relawan uji coba vaksin Nusantara, Terawan seharusnya menekankan metode saintifik tanpa politisasi dan propaganda nasionalisme. Pemerintah pun tak perlu mengurusi, apalagi membiayai riset vaksin yang klaimnya belum teruji klinis.


Editor : Dewa Made Erdy Kusuma

Vaksin yang digagas bekas menteri kesehatan Terawan Agus Putranto telah memicu kontroversi. Vaksin yang diklaim buatan anak bangsa itu pun ternyata melibatkan pihak luar.

Manuver Terawan yang mengundang politikus, mantan pejabat, hingga artis sebagai relawan uji coba vaksin Nusantara, juga berisiko melanggar etika penelitian. Etika riset seharusnya menekankan metode saintifik tanpa politisasi dan propaganda nasionalisme.


Pemerintah juga tak perlu lagi mengurusi, apalagi membiayai riset vaksin yang klaimnya belum teruji secara klinis. Kelanjutan riset sebaiknya diserahkan sepenuhnya ke pihak swasta. Jika kelak terapi sel dendritik ini terbukti secara ilmiah efektif memerangi wabah Covid-19, barulah kita sambut temuan ini dengan gegap gempita.

2021-05-13 23:29:11


1/0


Hubungi Kami :

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.