1/0

text

Celetuk Bahasa Tempo: Jihad

Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan kata "jihad" menjadi monopoli kelompok teroris. Mereka seolah-olah mengatakan bahwa hanya orang yang melakukan pengeboman dan kekerasanlah yang berhak menyandang predikat sebagai mujahid. Ini jelas penyempitan makna. 


Editor : Dewa Made Erdy Kusuma

Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan kata "jihad" menjadi monopoli kelompok teroris. Mereka seolah-olah mengatakan bahwa hanya orang yang melakukan pengeboman dan kekerasanlah yang berhak menyandang predikat sebagai mujahid. Ini jelas penyempitan makna.

Padahal, jika mengacu pada terjemahannya, "jihad" berarti perjuangan atau usaha yang keras. Kalau kita memakai terjemahannya, seluruh umat akan setuju bahwa jihad harus dilakukan oleh siapa pun dan kapan pun. Bahkan mungkin orang yang berjuang memberantas kemiskinan jauh lebih berhak menyandang predikat mujahid dibanding pelaku pengeboman.

2021-06-14 15:03:41


1/0


Hubungi Kami :

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.