Laporan Utama



  • Surat Sputnik setelah Lobi
    Laporan Utama

    Surat Sputnik setelah Lobi

    Pengusaha mendekati pemerintah agar bisa mengadakan vaksinasi mandiri. Keberatan menggratiskan untuk karyawan.

  • Yang Penting Vaksin Tidak Dijual Lagi
    Laporan Utama

    Yang Penting Vaksin Tidak Dijual Lagi

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberi penjelasan soal kebocoran vaksin Covid-19, kelemahan data, dan keamanan stok vaksin.

  • Main Obral Doktor Humoris
    Laporan Utama

    Main Obral Doktor Humoris

    Sejumlah kampus mengobral gelar doktor kehormatan kepada para politikus dan pejabat. Seleksi pemberian gelar tersebut dinilai tak transparan. Diduga ada motif politik di balik penganugerahan titel itu. Sejumlah pejabat juga gencar berburu gelar profesor tidak tetap ke kampus-kampus.

  • Uang Lelah di Balik Anugerah
    Laporan Utama

    Uang Lelah di Balik Anugerah

    Kampus mempermulus politikus dan pengusaha menerima gelar doktor kehormatan. Membantu pembuatan naskah pidato.

  • Ada Peningkatan Pemberian Doktor Kehormatan
    Laporan Utama

    Ada Peningkatan Pemberian Doktor Kehormatan

    Penjelasan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nizam soal obral gelar doctor honoris causa serta sikap Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

  • Ada Rajawali di Istana Ludwig
    Laporan Utama

    Ada Rajawali di Istana Ludwig

    Taipan kelapa sawit, Sukanto Tanoto, membeli gedung Ludwigstrasse 21 di Muenchen, Jerman, seharga Rp 6 triliun pada 2019. Tak tercatat di Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, pembelian gedung di kawasan prestisius ini diduga menggunakan perusahaan cangkang yang terafiliasi dengan Royal Golden Eagle Group milik Sukanto. Liputan ini hasil kolaborasi majalah Tempo dengan Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) dan koran Suddeutsch Zeitung.

  • Buntung di Gugatan Asian Agri
    Laporan Utama

    Buntung di Gugatan Asian Agri

    Penyidikan skandal pajak Asian Agri Group mangkrak di Kejaksaan Agung. Direktorat Jenderal Pajak kalah dalam perkara perdata pajak.

  • Ihan Batak di Hutan Eukaliptus¬†
    Laporan Utama

    Ihan Batak di Hutan Eukaliptus 

    Berkonflik dengan PT Toba Pulp Lestari, masyarakat adat di Tapanuli Utara terus memperjuangkan hak mereka. Takut mengkhianati leluhur.

  • Noktah Hitam di Kampus Hijau
    Laporan Utama

    Noktah Hitam di Kampus Hijau

    Terbukti melakukan swaplagiarisme, Muryanto Amin melenggang mulus menjadi Rektor Universitas Sumatera Utara. Karya tulisnya yang dimuat di jurnal yang kredibilitasnya meragukan diajukan untuk kenaikan pangkat sebagai guru besar. Pejabat Istana disebut mengintervensi kasus tersebut.

  • Karya Ilmiah Dosen Bermasalah Tak Sampai 1 Persen
    Laporan Utama

    Karya Ilmiah Dosen Bermasalah Tak Sampai 1 Persen

    Penjelasan Kementerian Pendidikan dan kebudayaan soal dugaan plagiarisme rektor dan guru besar.

  • Mobil Rektor untuk Pak Menteri
    Laporan Utama

    Mobil Rektor untuk Pak Menteri

    Sejumlah rektor tetap berkuasa meski dinyatakan melakukan plagiarisme. Didukung oleh pejabat Kementerian Pendidikan.

  • Adu Balap Jurnal Predator
    Laporan Utama

    Adu Balap Jurnal Predator

    Penggunaan jurnal terindeks Scopus melejitkan jumlah karya ilmiah di tingkat internasional. Sebagian di antaranya tergolong jurnal abal-abal. Penelusuran Tempo bersama The Conversation Indonesia.

  • Paket Mewah Partai Merah
    Laporan Utama

    Paket Mewah Partai Merah

    Bantuan sosial untuk masyarakat yang terkena dampak pandemi ditengarai dinikmati oleh sejumlah elite PDI Perjuangan. Menggunakan beberapa pengusaha, petinggi partai banteng mendapat kuota hingga jutaan paket. Nama Puan Maharani ikut disebut.

  • Saya Tidak Ikut Campur
    Laporan Utama

    Saya Tidak Ikut Campur

    NAMA politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Herman Hery disebut-sebut terkait dengan kasus korupsi bantuan sosial. Pada 8 Januari lalu, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi menggeledah perusahaan yang terafiliasi dengan Herman, PT Dwimukti Graha Elektrindo. Perusahaan itu disinyalir mendapat kuota pengadaan bansos terbesar, hingga 7,6 juta paket senilai Rp 2,1 triliun. Pada Sabtu, 16 Januari lalu, Ketua Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat itu datang ke kantor Tempo dan memberikan penjelasan. Sebagian wawancara telah dimuat di Koran Tempo.

  • Pemilihan Bergelimang Paket Bantuan
    Laporan Utama

    Pemilihan Bergelimang Paket Bantuan

    Peserta pemilihan kepala daerah dituding memanfaatkan program bantuan sosial Kementerian Sosial saat berkampanye. Dijadikan bukti gugatan ke Mahkamah Konstitusi.

  • Buruh Pabrik Tahu di Palmerah
    Laporan Utama

    Buruh Pabrik Tahu di Palmerah

    Ketua Komisi Hukum Herman Hery meniti karier politik sejak bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan pada 1999. Dua kali dilaporkan ke polisi.

  • Tsunami dari Juliari
    Laporan Utama

    Tsunami dari Juliari

    Sejumlah anggota Komisi Sosial Dewan Perwakilan Rakyat waswas terseret kasus suap bantuan sosial. Ada lobi-lobi pengusaha untuk ikut menyalurkan bansos.

  • Roller Coaster Angka Efikasi
    Laporan Utama

    Roller Coaster Angka Efikasi

    Laporan sementara hasil uji klinis vaksin Sinovac hanya berisi data 33 persen partisipan. Dianggap belum transparan karena tidak dibuka ke publik.

  • Buru-buru Vaksin Baru
    Laporan Utama

    Buru-buru Vaksin Baru

    Pemerintah mencoba mempercepat pelaksanaan vaksinasi massal dengan alasan beban ekonomi tinggi. Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta Majelis Ulama Indonesia tak menunda penerbitan fatwa halal. Namun vaksinasi massal terhambat oleh persoalan teknis dan ketiadaan lemari pendingin. Di berbagai daerah, muncul penolakan terhadap vaksinasi.

  • Kawan Melinda dan Pesawat Pak Haji
    Laporan Utama

    Kawan Melinda dan Pesawat Pak Haji

    Pemerintah memburu vaksin ke berbagai negara. Terhambat oleh keputusan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

  • Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.