Majalah TEMPO | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co

Laporan Khusus



  • Mursyid Tersohor Tarekat Sattariyah
    Laporan Khusus

    Mursyid Tersohor Tarekat Sattariyah

    Syekh Muhyi dipandang sebagai mursyid besar tarekat Sattariyah.

  • Wali Pengajar dari Banjar
    Laporan Khusus

    Wali Pengajar dari Banjar

    Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari menulis berbagai kitab dalam bahasa Melayu, bukan Arab, agar mudah dipahami masyarakat. Memakainya untuk dakwah.

  • Zakat Sebagai Ajaran Sosial
    Laporan Khusus

    Zakat Sebagai Ajaran Sosial

    Syekh Arsyad menyerukan agar zakat memakai barang produktif. Ia juga mengadopsi hukum waris dari budaya Banjar.

  • Ziarah Bulan Safar
    Laporan Khusus

    Ziarah Bulan Safar

    Ribuan orang berdatangan ke makam Syekh Burhanuddin setiap bulan Safar. Cara untuk mendekatkan hubungan murid dengan guru.

  • Sirat Jejak Guru Falak
    Laporan Khusus

    Sirat Jejak Guru Falak

    Muhammad Falak bin Abbas menjadi guru dari berbagai tokoh Islam penting di negeri ini. Ikut melawan Belanda, kiprahnya menonjol di politik.

  • Bagi Padi Melawan Sesaji
    Laporan Khusus

    Bagi Padi Melawan Sesaji

    Mendirikan pesantren, Muhammad Falak bin Abbas mengalami sejumlah hambatan. Adu sakti dengan jawara.

  • Paus Raja Jawa
    Laporan Khusus

    Paus Raja Jawa

    Sebelum menjadi raja, Sunan Prapen berdakwah sampai ke Lombok. Menggunakan wayang kulit untuk menyampaikan ajaran Islam.

  • Surau Pertama Ulakan
    Laporan Khusus

    Surau Pertama Ulakan

    Syekh Burhanuddin Ulakan menyebarkan Islam dengan mendirikan surau. Bentuk awal pendidikan pesantren.

  • Penyokong Empat Ratu
    Laporan Khusus

    Penyokong Empat Ratu

    Karya tulis Abdurrauf al-Singkili dianggap berpengaruh pada masanya. Ada yang dijadikan acuan selama tiga abad.

  • Tabib Kompleks Prostitusi
    Laporan Khusus

    Tabib Kompleks Prostitusi

    Abdurrauf al-Singkili menghentikan pertikaian antar-pemeluk Islam di Aceh. Mengembangkan tarekat Syattariyah di Nusantara.

  • Syiar Berlatar Tradisi Komunal
    Laporan Khusus

    Syiar Berlatar Tradisi Komunal

    Sempat vakum selama dua dekade, tradisi kirab zikir kembali digelar di Desa Diponggo. Wujud akulturasi dakwah warisan Waliyah Zainab. 

  • Aulia Pulau Seberang
    Laporan Khusus

    Aulia Pulau Seberang

    Seorang wali perempuan terselip dalam sejarah penyebaran Islam di Pulau Bawean. Zainab, begitu namanya, meneruskan tugas dakwah suaminya yang tewas dalam pelayaran dari tanah Jawa.  

  • Ujung Dakwah di Afrika
    Laporan Khusus

    Ujung Dakwah di Afrika

    Berkelana ke Timur Tengah lebih dari 20 tahun, Syekh Yusuf menyebarkan Islam di Banten dan negara lain. Lokasi makamnya masih diperdebatkan.

  • Tiga Utusan dari Barat
    Laporan Khusus

    Tiga Utusan dari Barat

    Tiga ulama asal Minangkabau mengislamkan raja-raja di Sulawesi Selatan hingga Bima di Nusa Tenggara Barat. Memperkenalkan Islam dengan jalan damai.

  • Pembangkang dari Pamijahan
    Laporan Khusus

    Pembangkang dari Pamijahan

    Syekh Abdul Muhyi menggunakan pendekatan ala Wali Sanga dalam berdakwah di Jawa Barat. Lolos dari perburuan tentara kolonial Belanda.

  • Perantara dari Gowa
    Laporan Khusus

    Perantara dari Gowa

    Makam Syekh Yusuf al-Makassary kerap dikunjungi peziarah. Dianggap memiliki karamah.

  • Perjalanan ke Timur
    Laporan Khusus

    Perjalanan ke Timur

    Sunan Prapen mengislamkan Lombok pada awal abad ke-16 lewat para raja. Ada versi lain cerita perjalanan cucu Sunan Giri itu di Nusa Tenggara.

  • Takluk di Sumur Hilahila
    Laporan Khusus

    Takluk di Sumur Hilahila

    Datuk ri Tiro menyebarkan Islam di Bulukumba, Sulawesi Selatan, dengan mengajarkan muamalah. Makamnya masih misterius. 

  • Wali, Islamisasi, dan Unifikasi Nusantara
    Laporan Khusus

    Wali, Islamisasi, dan Unifikasi Nusantara

    Kebanyakan literatur sampai sekarang tidak banyak berbicara tentang wali sebagai penyebar Islam dan pemersatu Nusantara.

  • Mengarak Kiai Tunggul Wulung
    Selingan

    Mengarak Kiai Tunggul Wulung

    Berbagai cara ditempuh agar mimpi buruk flu Spanyol berlalu. Di Yogyakarta, pusaka kerajaan diarak keliling kota agar wabah cepat sirna.

  • Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.