Forgot your password?

Majalah TEMPO
Selingan
Minggu, 12 November 2017
Cucu Lie Djoen Liem, Pulung Gantung, dan Merapi
Cucu Lie Djoen Liem, Pulung Gantung, dan Merapi

BAU seperti brem atau tape menguar di sebuah ruangan di lantai 3 gedung Jogja National Museum. Tampak dua buah guci besar berbahan tanah liat. Tumpukan daun pisang menutupi mulut guci itu. Isi guci adalah beras fermentasi. Dari situlah bau seperti arak muncul. Di sekeliling dua guci tersebut ada 127 vas mini dari lempung. Pot kecil dari tanah liat itu berisi nasi, gula merah, jamur, dan kantong cengkih. Jamur akan terus…

Anda harus berlangganan Deposit Arsip untuk membaca artikel-artikel di edisi Arsip Tempo. Klik di sini untuk berlangganan: Versi Web | Tempo Media Apps (iOS & Android) | Versi PDF di Tempo Store info lebih lanjut hubungi : 021-536-0409 ext 9 atau cs@tempo.co.id

Arsip
EDISI SEBELUMNYA
Anggaran Hilang, Gizi Buruk Terbilang
Edisi Minggu, 11 Februari 2018

Anggaran Hilang, Gizi Buruk Terbilang

TEMPURUNG kelapa muda menjadi menu makan siang Fransisca Patatcot dan anak lelakinya pada Sabtu dua pekan lalu. Duduk bersebelahan di teras kayu Gereja Santo Petrus Paulus, Distrik Pulau Tiga, Kabupaten Asmat, Papua, mereka asyik mengudap potongan tempurung. Ketika tempurung habis, ia menggantinya dengan menyantap sabut…