Forgot your password?

Majalah TEMPO
Bahasa
Minggu, 8 Oktober 2017
Mengebom-Obyek-Pancasilais

SETIAP kali di negeri ini terjadi peledakan bom bunuh diri, di media massa (dan media sosial) muncul kata mengebom, pengebom, dan pengeboman, yang bersaing dengan membom, pembom, dan pemboman. Orang yang biasa tertib dalam berbahasa akan memilih mengebom dan "kawan-kawannya" karena menaati kaidah pembentukan kata bahwa awalan "meng-" yang diikuti kata bersuku tunggal menjadi "menge-". Contoh lain adalah mengerem, mengepak, mengecat, mengelas, mengepaskan, mengesahkan, dan mengeposkan.

Namun cobalah tengok Kamus…

Anda harus berlangganan Deposit Arsip untuk membaca artikel-artikel di edisi Arsip Tempo. Klik di sini untuk berlangganan: Versi Web | Tempo Media Apps (iOS & Android) | Versi PDF di Tempo Store info lebih lanjut hubungi : 021-536-0409 ext 9 atau cs@tempo.co.id

Arsip
EDISI SEBELUMNYA
Berhala Nomor Dua
Edisi Minggu, 10 Desember 2017

Berhala Nomor Dua

POLITIK Indonesia memasuki masa anomali. Alih-alih berlomba memperkenalkan diri sebagai calon presiden untuk pemilihan 2019, sejumlah orang berebut tampil mencuri perhatian menjadi nomor dua. Dalam banyak hasil survei, beberapa tokoh muncul menjadi pendamping Joko Widodo atau Prabowo Subianto.