Forgot your password?

Majalah TEMPO
Seni
Senin, 17 Juli 2017
Tentang Manusia, Benda, dan Konektivitas
Tentang Manusia, Benda, dan Konektivitas

Di antara semua paviliun, Indonesia menempati ruang yang tergolong mungil. Di ruang berukuran 70 meter persegi di aula Arsenale, Venesia, Italia, itu, perupa Tintin Wulia memamerkan karyanya yang menautkan seni, kamera, akses Internet, dan layar video secara digital. Ia berkisah tentang kenyataan dan masa depan kelangsungan hidup manusia yang berinteraksi.

Di ruangan kecil itu, tersaji tiga proyek kembar Tintin, yaitu Not Alone, Under the Sun, dan A Thousand and One…

Anda harus berlangganan Deposit Arsip untuk membaca artikel-artikel di edisi Arsip Tempo. Klik di sini untuk berlangganan: Versi Web | Tempo Media Apps (iOS & Android) | Versi PDF di Tempo Store info lebih lanjut hubungi : 021-536-0409 ext 9 atau cs@tempo.co.id

Arsip
EDISI SEBELUMNYA
Anggaran Hilang, Gizi Buruk Terbilang
Edisi Minggu, 11 Februari 2018

Anggaran Hilang, Gizi Buruk Terbilang

TEMPURUNG kelapa muda menjadi menu makan siang Fransisca Patatcot dan anak lelakinya pada Sabtu dua pekan lalu. Duduk bersebelahan di teras kayu Gereja Santo Petrus Paulus, Distrik Pulau Tiga, Kabupaten Asmat, Papua, mereka asyik mengudap potongan tempurung. Ketika tempurung habis, ia menggantinya dengan menyantap sabut…