Forgot your password?

Majalah TEMPO
Opini
Salah Kaprah Mengatasi Ketimpangan

Salah Kaprah Mengatasi Ketimpangan

TAK ada jalan pintas untuk mengatasi ketimpangan kesejahteraan. Problem ketimpangan tak selalu bisa diatasi oleh mekanisme pasar dan karena itu harus ada intervensi dari pengelola negara. Namun, agar berhasil, intervensi itu harus dilakukan dengan konsisten…

Memutus Rantai Perdagangan Manusia

Keberadaan para cukong di Malaysia, yang memesan tenaga kerja ilegal ke Indonesia, sama sekali bukan khayalan. Data pengiriman uang hingga miliaran rupiah ke penegak hukum Indonesia menunjukkan ada semacam jejaring perdagangan manusia yang menghubungkan mereka…

Instruksi Berlebihan Gubernur

SETIAP petani semestinya bebas mengolah lahan miliknya tanpa paksaan pihak mana pun. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani menjamin kedaulatan dan kemandirian petani meningkatkan taraf hidupnya. Petani memiliki hak dan kebebasan…

Menutup Celah Pembobolan Bank

DUA kasus pembobolan yang terungkap sepekan terakhir patut membuat kita ragu terhadap efektivitas pengawasan industri perbankan. Kasus pertama menyebabkan sejumlah nasabah Bank Tabungan Negara (BTN) kehilangan Rp 275 miliar, sementara kasus kedua menggerus kas tujuh…

Bumi-Datar

Columbus mengarungi samudra dan menemukan sebuah benua yang ia sangka Asia. Ia tidak sedang menyangkal Injil. Memang sampai hari ini banyak yang percaya, (termasuk Presiden Obama), ia telah menangkis orang-orang kolot, terutama di Gereja Katolik,…

Arsip
EDISI SEBELUMNYA
Di Bawah Bayang-bayang
Edisi Senin, 20 Maret 2017

Di Bawah Bayang-bayang

Presiden Joko Widodo seperti tak pernah bosan membahas ketimpangan ekonomi. Dalam satu tahun terakhir, ia berkali-kali menyoroti problem kesenjangan. Di Istana Merdeka, Selasa pekan lalu, Jokowi kembali menyampaikan pentingnya langkah pemerintah menekan ketimpangan.

Caranya, menurut Jokowi, dengan mendistribusikan tanah kepada kelompok masyarakat adat dan pondok…