Hukum



  • Limbah Mengalir Sampai Jauh
    Hukum

    Limbah Mengalir Sampai Jauh

    Pencemaran Sungai Bengawan Solo oleh industri mencapai titik yang mengkhawatirkan. Dari 85 perusahaan yang membuang limbah ke sungai terpanjang di Jawa itu, hanya 18 yang memiliki izin pembuangan. Perusahaan pemegang izin pun masih membuang limbah di atas baku mutu. Liputan ini bagian dari program Investigasi Bersama Tempo yang terselenggara berkat kolaborasi Tempo, Tempo Institute, dan Free Press Unlimited.

  • Pencemaran Sudah Parah
    Hukum

    Pencemaran Sudah Parah

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku tak bisa langsung memberikan sanksi keras untuk perusahaan yang mencemari Sungai Bengawan Solo. “Kepentingan ekonomi dan lingkungan harus seimbang,” kata politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini.

  • Tak Ada Masalah dengan Limbah Kami
    Hukum

    Tak Ada Masalah dengan Limbah Kami

    PT Rayon Utama Makmur dituding mencemari Sungai Bengawan Solo. Sekretaris Perusahaan PT Rayon Utama Makmur, Arief Bintoro Dibyoseputro, menjelaskan soal pengolahan limbah di perusahaannya.

  • Kotak Maut Si Burung Kicau
    Hukum

    Kotak Maut Si Burung Kicau

    Sekitar sejuta burung kicau, termasuk yang dilindungi, asal Sumatera diperkirakan diselundupkan ke luar pulau dalam setahun terakhir. Gurihnya bisnis ini mengancam populasi berbagai jenis burung dan keseimbangan ekosistem. Penyelundupan diduga melibatkan aparat dari berbagai instansi. Liputan ini hasil kerja sama Tempo dengan Internews’ Earth Journalism Network.

  • Pemburu Tak Naik Haji
    Hukum

    Pemburu Tak Naik Haji

    Para pemikat menggunakan lem tikus hingga rekaman suara untuk menjerat burung. Kerap berhadapan dengan binatang buas.

  • Saya Bayar Petugas
    Hukum

    Saya Bayar Petugas

    Seorang penyelundup burung kicau dari Sumatera ke Jawa ditangkap pada Juli lalu, meski kemudian dibebaskan. Kepada Tempo, dia buka-bukaan soal aktivitas ilegalnya.

  • Setelah Panglima Jilah Bertitah
    Hukum

    Setelah Panglima Jilah Bertitah

    Penangkapan Ketua Komunitas Adat Laman Kinipan, Effendi Buhing, oleh polisi berhulu pada konflik antara masyarakat dan perusahaan sawit. Ada nota kesepakatan yang diduga tak dipatuhi perusahaan.

  • Hijau-Merah Jalur Anugerah
    Hukum

    Hijau-Merah Jalur Anugerah

    Kejaksaan Tinggi Jawa Timur mengusut dugaan penyimpangan impor 69 kontainer tekstil melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Dua nama anggota Dewan Perwakilan Rakyat muncul di tengah penyelidikan.

  • Asal Geledah Reserse Narkoba
    Hukum

    Asal Geledah Reserse Narkoba

    Polisi diduga menggeledah secara ilegal rumah aktivis Walhi. Modusnya mirip dengan uji usap palsu di Kalimantan Timur.

  • Tumbal Perkara Kredit Permata
    Hukum

    Tumbal Perkara Kredit Permata

    Terdakwa kredit fiktif Bank Permata mencabut berkas pemeriksaan di persidangan. Merasa tertekan saat diperiksa polisi.

  • Satu Proyek Tiga Kredit
    Hukum

    Satu Proyek Tiga Kredit

    PT Megah Jaya Prima Lestari diduga mengajukan pinjaman proyek fiktif senilai Rp 1 triliun ke Bank Permata, Bank Mandiri, dan Bank BCA. Dokumen perusahaan dan proyek yang diduga bodong lolos verifikasi ketiga bank.

  • Balak Loreng di Hutan Kampus
    Hukum

    Balak Loreng di Hutan Kampus

    Sejumlah perwira Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat diduga terlibat pembalakan liar di kawasan hutan Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Lahannya sempat akan dijadikan kawasan artileri pertahanan udara.

  • Nina Mati Meninggalkan Perkara
    Hukum

    Nina Mati Meninggalkan Perkara

    Pendiri Yayasan Animal Defenders Indonesia, Doni Herdaru Tona, dituding menganiaya hewan di tempat penampungan dan menggelapkan dana sumbangan. Kasusnya mengendap di kantor polisi.

  • Pria Cepak di Kantor Aktivis
    Hukum

    Pria Cepak di Kantor Aktivis

    Tes usap terhadap sejumlah aktivis di Kalimantan Timur berlumur kejanggalan. Dianggap modus untuk membungkam kegiatan advokasi mereka.

  • Penampungan Ini Bukan Surga
    Hukum

    Penampungan Ini Bukan Surga

    Wawancara dengan pendiri Yayasan Animal Defenders Indonesia, Doni Herdaru Tona, soal tudingan menganiaya anjing di tempat penampungan dan penipuan dalam menghimpun donasi.  

  • Sengketa di Ambon, Darah di Jakarta
    Hukum

    Sengketa di Ambon, Darah di Jakarta

    Sengketa lahan di Ambon yang menjadi pemicu konflik John Kei dan Nus Kei terjadi sejak 2009. Masih saling menggugat di pengadilan.

  • Baku Bacok Kerabat Tanah Kei
    Hukum

    Baku Bacok Kerabat Tanah Kei

    Konflik antara John Kei dan Nus Kei diduga berlatar belakang perebutan uang jasa pengamanan sengketa lahan rumah sakit di Ambon, Maluku. Pekerjaan menjaga lahan masih menjadi favorit generasi baru preman asal timur Indonesia.

  • Nus Kei: Saya Sudah Maafkan John Kei
    Hukum

    Nus Kei: Saya Sudah Maafkan John Kei

    Agrapinus Rumatora alias Nus Kei mengaku sempat diteror sebelum rumahnya diserang gerombolan preman anak buah John Kei. Tapi kini dia sudah berdamai dan memaafkan keponakannya itu.

  • Hujan Tinju Anak Baru
    Hukum

    Hujan Tinju Anak Baru

    Kelompok Maluku mengedepankan loyalitas. Makin dipandang jika masuk-keluar penjara.

  • Jalur Sabu Perairan Sumatera
    Hukum

    Jalur Sabu Perairan Sumatera

    Jaringan penyelundup asal Taiwan memasok narkotik ke Indonesia menggunakan kapal ikan berdokumen palsu. Beroperasi hingga ke pantai barat Australia, mereka memanfaatkan pelabuhan tikus dan pulau tak berpenghuni di sekitar Kepulauan Riau. Liputan ini hasil kerja sama Tempo, media Taiwan The Reporter, Tempo Institute, dan Free Press Unlimited.

  • Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.