Edisi 06 Oktober 2014

  • Komik 2
  • Komik 1
  • Dalam Sunyi Ia Pergi
    Laporan Khusus

    Dalam Sunyi Ia Pergi

    Komplikasi stroke dan bronkitis melumpuhkan Benny. Berbaikan dengan Soeharto menjelang tutup usia.

  • Di Pengujung Usia yang Sepi
    Laporan Khusus

    Di Pengujung Usia yang Sepi

    LEONARDUS Benjamin Moerdani bukan jenis pria yang menghabiskan waktu buat keluarganya. Tak banyak cerita bagaimana dia berlibur dan bercanda bersama istri dan putri semata wayangnya. Sebagian besar hidupnya hanya untuk bekerja. Kegiatan dinasnya pun serba rahasia. Bagi dia, pekerjaan bukanlah urusan keluarga. Namun ia tetap seorang suami dan ayah pengayom. Digerogoti stroke, Benny menjalani hidup penuh kesepian di pengujung usia.

  • Warisan di Lembah Tidar
    Laporan Khusus

    Warisan di Lembah Tidar

    Setelah pensiun, Benny kerap datang diam-diam menilik sekolah kebangsaan Taruna Nusantara.

  • De - Benny - Nisasi Segala Lini
    Laporan Khusus

    De - Benny - Nisasi Segala Lini

    Kritik yang tajam kepada Soeharto berakibat Benny dan barisannya tersingkir, yang dikenal sebagai de-Benny-isasi. Kian terpinggirkan setelah ICMI berdiri.

  • Tak Lagi di Sisi Soeharto
    Laporan Khusus

    Tak Lagi di Sisi Soeharto

    DIISUKAN hendak melakukan kudeta, seminggu menjelang Sidang Umum Majelis Permusyawaratan Rakyat 1988, Benny Moerdani dicopot dari jabatan Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia. Setelah itu, para loyalis Benny disingkirkan dari ABRI. Presiden Soeharto juga geram lantaran Benny mengkritik bisnis anak-anaknya.

  • Menguber Harta Pertamina sampai Jenewa
    Laporan Khusus

    Menguber Harta Pertamina sampai Jenewa

    Benny Moerdani memimpin tim mengembalikan uang hasil korupsi mantan pejabat Pertamina. Dia menjadi saksi kunci kemenangan di Pengadilan Tinggi Singapura.

  • Laporan Khusus

    "Bagus. Lanjutkan!"

    Muhamad Hasbi, Komandan Garnisun Yogyakarta, menyatakan perang terbuka terhadap gali.

  • Jegar-jeger Petrus
    Laporan Khusus

    Jegar-jeger Petrus

    Sebagai kepercayaan Soeharto, Benny dilibatkan dalam penyelesaian berbagai kasus hukum. Dari urusan preman sampai kasus korupsi Pertamina.

  • Safari Setelah Tragedi
    Laporan Khusus

    Safari Setelah Tragedi

    Setelah peristiwa Tanjung Priok, ditemani Gus Dur, Benny bersafari ke pesantren-pesantren NU.

  • Terbakar di Tanjung Priok
    Laporan Khusus

    Terbakar di Tanjung Priok

    Peristiwa berdarah Tanjung Priok semestinya menjadi tanggung jawab Try Sutrisno. Jumlah korban dimanipulasi.

  • Jenderal Penyusup  di Operasi Woyla
    Laporan Khusus

    Jenderal Penyusup di Operasi Woyla

    L.B. Moerdani menjadi komandan operasi pembebasan pesawat Garuda 206 DC-9 Woyla di Thailand. Muncul isu rekaan operasi intelijen.

  • Meredam Teror Bom, Memberangus Petisi 50
    Laporan Khusus

    Meredam Teror Bom, Memberangus Petisi 50

    Benny Moerdani menjebloskan sejumlah tokoh Petisi 50 ke penjara.

  • Tudingan Anti-Islam
    Laporan Khusus

    Tudingan Anti-Islam

    Benny Moerdani tokoh penting dalam peristiwa "penghentian" pembajakan pesawat Woyla oleh Komando Jihad, peristiwa Tanjung Priok, dan pengejaran terhadap pengebom BCA. Dituding anti-Islam dan gemar memojokkan Islam, faktanya dia kerap berkunjung ke pesantren dan dekat dengan sejumlah kiai.

  • Ketika Carrascalao Melapor ke Bais
    Laporan Khusus

    Ketika Carrascalao Melapor ke Bais

    Benny mengurus keamanan dan ekonomi hingga pemerintah daerah di Timor Timur. Marah ketika provinsi itu merdeka.

  • Kamu di sana di-back up tentara
    Laporan Khusus

    Kamu di sana di-back up tentara

    ROBBY Sumampow begitu mengenal Benny Moerdani. Pengusaha yang pernah menjadi Komisaris Utama PT Citra Marga Nushapala Persada ini mengaku tidak akan pernah bisa melupakan sosok intelijen tangguh tersebut. Saking dekatnya mereka, Benny memberi julukan Kethek-dalam bahasa Jawa berarti "monyet", yang merujuk pada shio tahun kelahirannya-kepada lelaki yang sekarang berusia 70 tahun ini dan nama itu melekat sampai sekarang.

    Robby mengaku sempat memprotes pemberian julukan itu karena Benny ternyata memiliki shio yang sama. "Lah, emange nek aku kethek, sampeyan opo (Memangnya kalau aku monyet, Anda apa)?" Benny enteng menjawab, "Kalau aku, Hanoman. Kamu monyet, pakai ogleng."

  • Uang Robby untuk Operasi Benny
    Laporan Khusus

    Uang Robby untuk Operasi Benny

    Benny Moerdani ingin menghidupkan perekonomian Timor Timur. Robby Sumampow menjadi penyandang dana.

  • Menembus Iberia dari Kartika Chandra
    Laporan Khusus

    Menembus Iberia dari Kartika Chandra

    Portugal akhirnya mengakui Timor Portugal bergabung dengan Indonesia. Ditukar dengan tawanan perang.

  • Seroja,Flamengo, hingga Kopi Timor
    Laporan Khusus

    Seroja,Flamengo, hingga Kopi Timor

    Leonardus Benjamin Moerdani merupakan bidan utama lahirnya Provinsi Timor Timur. Melalui Operasi Seroja, ia mengirim tentara dan senjata. Ia pun tak langsung lepas tangan ketika pasukan Indonesia, bersama orang-orang pro-Indonesia, menang. Benny memikirkan perekonomian provinsi bungsu Indonesia ini-saat itu-dan terus mengawasi perkembangannya. Dia kecewa saat rakyat Timor Timur memutuskan merdeka dari Indonesia pada 1999.

  • Membantu Pelarian Lon Nol
    Laporan Khusus

    Membantu Pelarian Lon Nol

    Benny Moerdani menyiapkan pelarian Lon Nol ke Hawaii. Membantu operasi rahasia Amerika Serikat.

  • Poros Tanah Abang-Tebet
    Laporan Khusus

    Poros Tanah Abang-Tebet

    Hubungan Benny Moerdani dan Centre for Strategic and International Studies (CSIS) sangat dekat. Meski tak secara resmi menjadi orang CSIS-seperti dua seniornya, Ali Moertopo dan Soedjono Hoemardani-Benny bersahabat dengan pemikir-pemikir di lembaga think tank Orde Baru tersebut. Dia rutin datang ke lembaga yang berkantor di Tanah Abang, Jakarta Pusat, itu untuk berdiskusi sekaligus meminta masukan seputar masalah sosial-politik dalam dan luar negeri. Sebaliknya, orang-orang CSIS juga kerap bertandang ke kantor Benny di Tebet, Jakarta Selatan.

  • Pengawal Kepercayaan Presiden
    Laporan Khusus

    Pengawal Kepercayaan Presiden

    Soeharto sangat mempercayai Benny Moerdani. Mendapat misi pengamanan kunjungan kenegaraan hingga menjaga anak.

  • Panas-Dingin Bais-Bakin
    Laporan Khusus

    Panas-Dingin Bais-Bakin

    Kewenangan Bais melakukan operasi lebih luas daripada Bakin. Membuat ada persaingan di antara keduanya.

  • Bekal Telik Sandi dari Amerika
    Laporan Khusus

    Bekal Telik Sandi dari Amerika

    Badan Intelijen Strategis (Bais) dibangun Benny Moerdani bukannya tanpa latar belakang teori atau pendidikan intelijen. Pada usia 28 tahun, dengan pangkat kapten, Benny mengikuti pendidikan di Fort Benning, pangkalan militer di Georgia, Amerika Serikat. Meskipun di sana selama enam bulan mengikuti pendidikan pasukan komando Infantry Officers Advanced Course, ia juga belajar ilmu lain.

    Dan ilmu yang dipelajarinya termasuk telik sandi. Di Amerika, Benny terlihat haus seluruh ilmu militer. "Pak Benny memilih sekolah intelijen, marinir, serta penjinakan bahan peledak bawah air," kata Teddy Rusdy, mantan ajudan Benny Moerdani. Selepas dari Georgia, Benny mengikuti pendidikan intelijen selama 10 pekan di pangkalan angkatan laut US Navy's Little Creek Base di Virginia.

  • Enam Menjadi Satu
    Laporan Khusus

    Enam Menjadi Satu

    Tugas menata organisasi intelijen yang pecah selepas Malari berhasil melejitkan Benny Moerdani ke puncak karier militernya. Pernah merangkap sekaligus enam jabatan.

  • Dunia Intel, Setelah Seoul
    Laporan Khusus

    Dunia Intel, Setelah Seoul

    Tatkala pucuk pimpinan intelijen Indonesia berkonflik dan meletuskan peristiwa Malari pada 15 Januari 1974, Benny Moerdani dipanggil pulang dari posnya di Korea Selatan. Presiden meminta dia membereskan kekisruhan dan menugasinya menata lembaga intelijen Indonesia, yang kemudian melejitkan Benny ke tampuk tertinggi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia. Dia pengendali keamanan Soeharto dalam lawatan-lawatan ke luar negeri.

  • Operasi Senyap ke Tanah Taliban
    Laporan Khusus

    Operasi Senyap ke Tanah Taliban

    Benny menyelundupkan senjata buatan Uni Soviet ke Afganistan. Operasi ke Israel diwarnai berbagai aksi kamuflase.

  • Dari Medan Tempur ke Meja Perundingan
    Laporan Khusus

    Dari Medan Tempur ke Meja Perundingan

    Konfrontasi dengan Malaysia mengantarkan Benny ke dunia intelijen. Dihormati pemerintah Malaysia.

  • Bertemu Sang Juru Selamat
    Laporan Khusus

    Bertemu Sang Juru Selamat

    Karena memprotes Komandan RPKAD, Benny dibuang ke Kostrad. Ali Moertopo menariknya ke dunia intelijen.

  • Penerjun tanpa Wing di Dada
    Laporan Khusus

    Penerjun tanpa Wing di Dada

    Memimpin satu kompi RPKAD dalam operasi menumpas PRRI dan Permesta. Ditendang keluar dari Dakota.

  • Strategi Kucing Pasukan Naga
    Laporan Utama

    Strategi Kucing Pasukan Naga

    Di Papua, Benny memimpin operasi perintis. Inilah medan tempur yang membuat ia dianugerahi Bintang Sakti, meski pendaratan awal kacau-balau karena rujukannya berdasarkan peta lama.

  • Menangkap Komandan Sendiri
    Laporan Utama

    Menangkap Komandan Sendiri

    Dari Solo, Benny menempuh pendidikan di Batujajar secara bertahap. Di situ dia menolak dilatih instruktur bule Idjon Djanbi. Ia terlibat penangkapan Komandan RPKAD, atasannya sendiri, Mayor Djaelani, yang dituduh hendak menggulingkan Nasution.

  • Misi-misi Muskil  Unsmiling General
    Laporan Utama

    Misi-misi Muskil Unsmiling General

    Dunia Benny Moerdani adalah dunia keberanian dan ketegasan. Dia memulai karier militernya pada usia sangat muda. Benny telah menyandang senjata saat berusia 13 tahun. Di kala pendidikan komando, pada usia 20-an tahun, dia secara dingin "menangkap" komandannya sendiri yang terlibat dalam rencana penculikan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Mayor Jenderal A.H. Nasution.

    Hidupnya kemudian berjalan dari satu operasi militer ke operasi militer lain, dari Operasi Naga di Irian Barat, penumpasan pemberontakan PRRI/Permesta, hingga konfrontasi Malaysia. Dalam memimpin pertempuran, unsmiling general alias jenderal yang irit senyum ini tidak berpikir tentang strategi secara sistematis. Baginya, medan tempur adalah masalah eksekusi.

  • Sebuah Jeda Tentang Benny
    Laporan Utama

    Sebuah Jeda Tentang Benny

    Ia mulai menembakkan bedil pada usia remaja. Sejarah mengantarkan hidupnya melewati pelbagai perang, operasi intelijen, penyamaran, diplomasi lintas negara, hingga permainan politik tingkat tinggi. Hampir tak pernah tersenyum, siapakah sesungguhnya Benny Moerdani?

  • Polisi
    Catatan Pinggir

    Polisi

    Di sebuah asteroid yang sangat-sangat kecil, ada seorang raja yang duduk di atas takhta tanpa didampingi siapa pun. Jubah besarnya berjela menutupi seluruh planet mini itu. Tak ada tempat bagi yang lain. Syahdan, dalam dongeng Pangeran Kecil Antoine de Saint-Exupéry yang termasyhur ini, sang pangeran mengunjungi tempat raja yang kesepian itu. Melihat seorang tamu datang, raja itu pun gembira. "Nah, ini ada rakyat," ia berseru.

    Tampak ia sangat merindukan "rakyat". Kita tak tahu sejak kapan. Yang kita jadi tahu dari kisah ini (yang mungkin sebuah amsal) adalah bahwa kekuasaan hanya bisa disebut demikian bila ada orang lain yang dikuasai. Bahkan lebih dari itu: seorang penguasa, mau tak mau, selalu harus memberi pembenaran otoritasnya di depan orang lain, juga bila orang lain itu berada dalam posisi hamba sahaya. Raja dalam cerita Saint-Exupéry memerintah, tapi titahnya hanya terlaksana jika yang diperintah merasa cocok. "Otoritas diterima pertama-tama karena ia masuk akal," kata baginda. "Jika kita perintahkan orang membuang diri ke dalam laut, mereka akan membangkang dengan revolusi. Aku punya hak untuk dipatuhi karena titahku masuk akal."

  • Apa makanan teraneh yang pernah mereka santap?
    Pokok dan Tokoh

    Apa makanan teraneh yang pernah mereka santap?

    "Jus cumi mentah. Aku minum itu di sebuah tantangan acara televisi. Minum dua sedotan saja sudah muntah. Baunya seperti air got. Menghilangkannya butuh berhari-hari, padahal aku sudah makan banyak makanan."
    -Edi Hidayatullah alias Eddi Brokoli,
    37 tahun, aktor, penyiar

  • Bayar dengan Foto
    Pokok dan Tokoh

    Bayar dengan Foto

    Gitaris kelompok musik Slank, Abdee Negara, lebih suka menggunakan transportasi umum ketimbang mobil pribadi. Ia memilih Transjakarta, taksi, atau ojek untuk berangkat dari rumahnya di Pondok Labu menuju markas Slank di Kalibata, yang keduanya terletak di Jakarta Selatan. Atau bahkan ke tempat lain yang berjarak lebih jauh. Pria 46 tahun ini hanya menggunakan mobil pribadi bila pergi bersama keluarga atau membawa barang besar. "Kalau pakai mobil pribadi, cari parkirnya susah sekali," katanya akhir bulan lalu.

  • Anting Keberuntungan
    Pokok dan Tokoh

    Anting Keberuntungan

    "Anting ini membawa berkah," kata aktor sekaligus sutradara Thomas Nawilis. "Anting ini yang membuat gue mendapat karier di dunia entertainment," ujar pelakon di The Raid 2: Berandal dan Gie ini. Pria 35 tahun ini sudah menggunakan anting sejak duduk di bangku sekolah menengah atas di New York, Amerika Serikat. Ia bahkan pernah memiliki sepuluh anting terpasang di tubuhnya.

  • Keringat dan Air Mata
    Pokok dan Tokoh

    Keringat dan Air Mata

    Ada banyak cara untuk membantu orang. Nadia Mulya, model dan presenter televisi, melakukannya dengan berlari. Guna mengumpulkan dana untuk korban meletusnya Gunung Rokatenda di Nusa Tenggara Timur, dia membuat tantangan. Nadia dan teman-temannya-penyiar radio Harsya Subandrio, model Aline Adita, Susan Bachtiar, dan Melanie Putria-akan berlari 10 kilometer dalam Bali Marathon, jika ada yang mau menyumbang.

    Sayang, Melanie gagal berangkat karena tifus. Nadia, 34 tahun, juga hampir batal lantaran adiknya, Benny Mulya, meninggal oleh leukemia, sepekan sebelum perlombaan pada pertengahan bulan lalu itu digelar. "Tapi, karena sudah direncanakan, saya tetap harus berlari. Orang tua saya juga mendukung," kata sulung dari dua bersaudara ini pekan lalu.

  • Pindad Kurang Bergaul
    Wawancara

    Pindad Kurang Bergaul

    DARI aktivis antikorupsi, pekerja konstruksi kawasan bencana, serta eksekutif industri minyak dan gas, hidup Sudirman Said kini terpental ke dunia yang selama ini tak dikenalnya: senjata dan amunisi. Juni lalu, ia dipercaya memimpin PT Pindad, perusahaan negara bidang persenjataan yang selama ini "mati suri".

    Memiliki 3.000-an karyawan, Pindad praktis hanya mendapat secuil anggaran pengadaan senjata dari Kementerian Pertahanan. Pasar ekspor pun tak dilirik. "Hanya kurang dari 10 persen dari keseluruhan pasar kami," kata Sudirman.

  • Spiritualitas yang Hilang
    Bahasa

    Spiritualitas yang Hilang

    Ayu Utami*

    Saya pernah berdebat dengan editor saya tentang suatu cara pengungkapan. Kami sedang menyiapkan novel Bilangan Fu. Satu kalimat dalam naskah saya berstruktur ini: padaku ada sesuatu. Mungkin agar pembaca mudah paham, editor ingin menyederhanakan kalimat itu dan menggantinya jadi: aku punya sesuatu. Kenapa harus pakai struktur yang rumit jika ada yang lebih jelas? Kenapa gunakan tata bahasa kuno jika ada yang modern?

  • Saat Maryam Bertemu Maria
    Film

    Saat Maryam Bertemu Maria

    Hanya 18 menit. Sederhana. Tapi film ini bisa memikat Festival Film Venesia.

  • Hanya Maestro yang Bisa Main-main
    Musik

    Hanya Maestro yang Bisa Main-main

    Slamet Abdul Syukur, komponis kontemporer kita, habis-habisan menjelajahi suara-suara dalam konser hut ke-79-nya.

  • Tafsir-tafsir Godot
    Teater

    Tafsir-tafsir Godot

    Mimbar Teater Indonesia mengundang kelompok-kelompok pantomim dan tari menafsirkan tema Menunggu Godot.

  • Bukan Belanda Kolonial
    Buku

    Bukan Belanda Kolonial

    Semua untuk Hindia
    Penulis: Iksaka Banu
    Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia, xiv + 154 halaman, 2014

    Sejarah Indonesia sebagai fiksi, mengapa tidak? Sejak kedatangan Cornelis de Houtman pada akhir abad ke-16 sampai periode vakum kekuasaan Agustus 1945 (Jepang kalah, tapi Republik masih harus menegakkan wibawa), semua terpapar dalam kumpulan cerita pendek Semua untuk Hindia. Dalam 13 cerpen molek rupawan, Iksaka Banu membentangkan sejarah kelahiran Indonesia.

  • Jodoh Pemain di Tangan Pelatih
    Olahraga

    Jodoh Pemain di Tangan Pelatih

    Dua ganda bulu tangkis Indonesia sukses merebut emas. Tak ada formula khusus meramu pemain menjadi pasangan hebat.

  • Repotnya Obat Halal
    Kesehatan

    Repotnya Obat Halal

    Undang-Undang Jaminan Produk Halal ditengarai mengancam kesehatan masyarakat. Obat akan sulit didapat dan mahal. DPR dan ulama membantah kekhawatiran ini.

  • Atletik yang Lama Dilupakan
    Opini

    Atletik yang Lama Dilupakan

    Cabang atletik minim perhatian pemerintah. Padahal inilah ibu segala olahraga.

  • Sapu Bersih Jabatan di DPR
    Opini

    Sapu Bersih Jabatan di DPR

    Di DPR, koalisi pro-Prabowo unjuk kekuatan. Perlu kerja keras partai pro-pemerintah untuk menghadang mereka.

  • Takdir Perpu Pilkada
    Opini

    Takdir Perpu Pilkada

    Perpu Pilkada belum tentu lolos dari DPR. Rakyat perlu menggugat Undang-Undang Pilkada ke Mahkamah Konstitusi.

  • Benny, Yang Tak Terungkap
    Opini

    Benny, Yang Tak Terungkap

    LEONARDUS Benjamin Moerdani adalah selapis babak dalam sejarah modern Indonesia. Ia muncul di awal "pergantian zaman", di era ketika para pendiri Republik bersiap-siap surut untuk digantikan-bukan tanpa luka-oleh rezim yang kelak memerintah Indonesia selama lebih dari tiga dekade.

    Pembicaraan tentang apa yang dinamakan "Orde Baru" tak akan pernah lengkap tanpa menyebut nama Benny Moerdani. Nama itu mulai beredar pada periode pemulihan hubungan diplomatik dengan Malaysia, bersama nama lain, seperti Ali Moertopo dan Des Alwi. Hubungan diplomatik dengan Malaysia itu sempat putus, bahkan dengan cara yang drastis, sejak diumumkannya Dwi Komando Rakyat (Dwikora) oleh Presiden Sukarno pada 1963. Sukarno menganggap "Malaysia" sebagai proyek "imperialis Inggris" dan, karena itu, harus "diganyang".

  • Jejak Petral di Lingkaran Mafia Migas
    Indikator

    Jejak Petral di Lingkaran Mafia Migas

    Anak perusahaan Pertamina, Pertamina Energy Trading Limited (Petral), merupakan kepanjangan tangan Pertamina dalam bisnis jual-beli minyak dunia. Namun kenyataannya perusahaan trading ini malah menjual minyak dengan harga tinggi ke perusahaan induknya. Apalagi pemerintah tak dapat mengontrol keuangan dan kinerja Petral karena prakteknya mutlak mengikuti pasar.

    "Petral sudah menyisihkan keuntungan sebelum masuk Pertamina. Implikasi ke konsumen, harganya lebih tinggi," kata anggota kelompok kerja anggaran Tim Transisi Joko Widodo, Dolfie O.F.P. Melalui Petral, mata rantai pembelian migas menjadi lebih panjang, sehingga potensi mafia migas juga besar.

  • 'Orang Baru' di Senopati
    Kartun

    'Orang Baru' di Senopati

    Tentara Nasional Indonesia memasuki usia 69 tahun pada 5 Oktober ini. Salah satu perwira yang terkenal dan kontroversial adalah Jenderal Benny Moerdani. Benny, yang meninggal pada 29 Agustus sepuluh tahun lalu, mewariskan banyak kisah yang masih sangat layak disimak.

  • Robot Peramu Minuman
    Etalase

    Robot Peramu Minuman

    Cerita dalam film fiksi sains yang menggambarkan robot bisa mengganti berbagai peran manusia satu per satu menjadi kenyataan. Salah satu contohnya robot penyaji minuman.

    Barobot
    Tak perlu menjadi bartender profesional jika sudah memiliki Barobot. Mesin penyaji minuman ini dapat membawa selusin botol minuman keras dan memuat 1.000 resep minuman yang dapat langsung dipilih melalui tablet Android berukuran 7 inci. Harga: US$ 153.300 (sekitar Rp 1,8 miliar)

  • Pakaian Ketat Astronaut
    Inovasi

    Pakaian Ketat Astronaut

    Pernah menonton film Gravity? Sepanjang film, kita bakal kenyang menyaksikan Sandra Bullock dan George Clooney, yang berperan sebagai astronaut, menggunakan baju astronaut yang begitu tebal dan terlihat sangat besar di badan.

    "Baju kebesaran" ini memang wajib bagi astronaut. Dilengkapi dengan helm, sarung tangan, sepatu bot, dan perangkat lain, baju yang umumnya berwarna putih ini sebenarnya melindungi astronaut dari radiasi sinar kosmis, mengatur tekanan udara, serta menyediakan oksigen. Tanpa baju yang serba tebal itu, astronaut tak dapat melangkahkan kaki di permukaan planet.

  • Kota Termahal di Dunia
    Angka

    Kota Termahal di Dunia

    Buat pekerja asing atau pendatang, biaya hidup di kota-kota ini akan menguras isi dompet. Rata-rata kota di negara Eropa yang membutuhkan biaya hidup mahal. Namun ada pula kota di Afrika yang bikin senewen hanya untuk sekali makan di restoran cepat saji. Berikut daftarnya.

  • Album
    Album

    Album

    PENGHARGAAN
    Chairul Tanjung

    Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung, 52 tahun, mendapat penghargaan sebagai Pembina Bulu Tangkis Panutan 2014 bagi Candra Wijaya International Badminton Centre. Chairul dianggap berprestasi dalam membina atlet bulu tangkis saat menjadi Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia periode 2001-2004.

  • Surat
    Surat

    Surat

    Indonesia Surga Ganja

    Suatu kali, saya mendapat tugas dari kantor melakukan kunjungan kerja ke Belanda dan beberapa negara Eropa lainnya. Di Negeri Kincir Angin saya berjumpa dengan sejumlah rekan bule untuk sebuah urusan di sebuah kafe. Dalam pertemuan tersebut, saya dibuat tertegun ketika mereka mengaku sangat mengagumi ganja Indonesia. Menurut pengakuannya, ganja Indonesia jauh lebih enak dibanding dari Amerika Latin, meskipun harganya lebih mahal. Saya mengurut dada.

  • Momen
    Nasional

    Momen

    KPK Tahan Cahyadi Kumala

    DIKAWAL dua anggota Brigade Mobil Kepolisian bersenjata laras panjang, Kwee Cahyadi Kumala alias Swee Teng tertunduk dan bungkam saat dicecar wartawan. Selasa pekan lalu, pemilik sekaligus Komisaris Utama PT Bukit Jonggol Asri ini dijemput paksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi dari rumahnya di Bogor dan langsung dimasukkan ke sel tahanan KPK. Riandi Kumala, adik Cahyadi, juga dibawa penyidik.

  • Postur Langsing Kabinet Baru
    Nasional

    Postur Langsing Kabinet Baru

    Tim yang merumuskan program pemerintahan Jokowi-JK dibubarkan. Terganjal anggaran.

  • Diskon Janji setelah Terpilih
    Nasional

    Diskon Janji setelah Terpilih

    Dewan Pimpinan Daerah sulit bersandar ke kubu Jokowi. Berharap dijatah kursi Ketua MPR.

  • Veto Politik Merdeka Utara
    Nasional

    Veto Politik Merdeka Utara

    Presiden Yudhoyono menerbitkan peraturan pengganti yang membatalkan pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Terancam ditolak koalisi pro-Prabowo.

  • Tutup Sementara Pintu Koalisi
    Nasional

    Tutup Sementara Pintu Koalisi

    Jokowi akhirnya menutup pintu bagi peserta baru koalisi. Partai meminta posisi-posisi strategis.

  • Ayun-ayun Bandul Demokrat
    Nasional

    Ayun-ayun Bandul Demokrat

    Partai pimpinan Yudhoyono menawarkan barter ke kedua kubu koalisi. Menggunakan alasan gagalnya pertemuan dengan Megawati, mereka berlabuh ke kubu Prabowo. Memuluskan langkah Setya Novanto memimpin Dewan.

  • Momen
    Internasional

    Momen

    INDIA
    Modi Bisa Kunjungi Amerika Serikat

    Perdana Menteri India yang baru, Narendra Modi, bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Barack Obama dalam perjamuan makan malam di Gedung Putih, Selasa pekan lalu. Dalam pertemuan itu, keduanya sepakat meningkatkan kemitraan strategis bilateral.

  • Kempis Ekonomi karena Ebola
    Internasional

    Kempis Ekonomi karena Ebola

    Fajar perekonomian di Afrika Barat mesti tertunda. Gara-gara virus mematikan dari tepi Sungai Ebola.

  • Dari Baryalei Semua Bermula
    Internasional

    Dari Baryalei Semua Bermula

    Bibit ISIS di Australia bersemi di kalangan muslim Timur Tengah kelas menengah. Bermula dari Baryalei.

  • Ekstremis Berusia 17 Tahun
    Internasional

    Ekstremis Berusia 17 Tahun

    Dalam balutan kaus hitam, celana pendek, dan sandal jepit, gaya Joshua Wong terlihat seperti anak muda kebanyakan. Namun pemerintah Cina menyebutnya ekstremis karena ikut memimpin gerakan protes pelajar yang menuntut demokrasi lebih besar di Hong Kong. Bahkan, dalam dokumen Keamanan Nasional Cina, ia dikategorikan sebagai ancaman bagi stabilitas Partai Komunis.

    "Pelajar dan kaum muda memiliki semangat lebih besar untuk terlibat dalam gerakan prodemokrasi ini," kata Wong. Menurut remaja yang lahir pada 13 Oktober 1996 ini, kaum muda menginginkan banyak perubahan dan bercita-cita memiliki struktur politik yang lebih baik bagi masa depan.

  • Revolusi Payung Kaum Muda
    Internasional

    Revolusi Payung Kaum Muda

    Warga Hong Kong turun ke jalan, menuntut hak untuk menentukan sendiri pemimpinnya dengan bebas. Anak-anak muda penggerak utamanya.

  • Pengakuan Seorang Pembunuh
    Hukum

    Pengakuan Seorang Pembunuh

    Empat anak jalanan dipenjara setelah dipaksa mengaku terlibat pembunuhan. Kemunculan orang yang mengaku sebagai pembunuh sebenarnya tak membuat mereka lepas dari hukuman.

  • Belang Annas di Lancang Kuning
    Hukum

    Belang Annas di Lancang Kuning

    Annas Maamun giat membangun "dinasti politik" dan menumpuk pundi-pundi. Lawan politiknya memandang pria itu sebagai pejabat "bertangan besi".

  • Atuk, Oh Atuk ...
    Hukum

    Atuk, Oh Atuk ...

    Gubernur Riau Annas Maamun ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi karena menerima suap terkait dengan alih fungsi lahan. Di luar itu, dia diduga terlibat sejumlah korupsi proyek lain.

  • Momen
    Ekonomi dan Bisnis

    Momen

    PERBANKAN
    Batas Atas Bunga Deposito Ditetapkan

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan batas atas suku bunga dana pihak ketiga, yang berlaku efektif per 1 Oktober 2014. "Untuk mencegah terjadinya persaingan suku bunga saat ini," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Nelson Tampubolon, Rabu pekan lalu.

  • Bisnis Gurih Kilang Mini
    Ekonomi dan Bisnis

    Bisnis Gurih Kilang Mini

    Tri Wahana Universal berencana membangun kilang minyak mini di berbagai daerah. Pendapatan perusahaan mencapai Rp 4,1 triliun.

  • Fatwa Kilat Gerbong Ketua
    Ekonomi dan Bisnis

    Fatwa Kilat Gerbong Ketua

    Anggota BPK terpilih, Eddy Mulyadi Soepardi, nyaris terpental. "Diselamatkan" di Mahkamah Agung.

  • Lampu Kuning Perkara Asian Agri
    Ekonomi dan Bisnis

    Lampu Kuning Perkara Asian Agri

    Pengadilan Pajak segera memutus banding 14 anak usaha Asian Agri. Ada upaya penggiringan opini majelis hakim.

  • Catatan Pinggir

    Di sebuah asteroid yang sangat-sangat kecil, ada seorang raja yang duduk di atas takhta tanpa didampingi siapa pun. Jubah besarnya berjela menutupi seluruh planet mini itu. Tak ada tempat bagi yang lain. Syahdan, dalam dongeng Pangeran Kecil Antoine de Saint-Exupéry yang termasyhur ini, sang pangeran mengunjungi tempat raja yang kesepian itu. Melihat seorang tamu datang, raja itu pun gembira. "Nah, ini ada rakyat," ia berseru.

    Tampak ia sangat merindukan "rakyat". Kita tak tahu sejak kapan. Yang kita jadi tahu dari kisah ini (yang mungkin sebuah amsal) adalah bahwa kekuasaan hanya bisa disebut demikian bila ada orang lain yang dikuasai. Bahkan lebih dari itu: seorang penguasa, mau tak mau, selalu harus memberi pembenaran otoritasnya di depan orang lain, juga bila orang lain itu berada dalam posisi hamba sahaya. Raja dalam cerita Saint-Exupéry memerintah, tapi titahnya hanya terlaksana jika yang diperintah merasa cocok. "Otoritas diterima pertama-tama karena ia masuk akal," kata baginda. "Jika kita perintahkan orang membuang diri ke dalam laut, mereka akan membangkang dengan revolusi. Aku punya hak untuk dipatuhi karena titahku masuk akal."

    Enak Dibaca dan Perlu

    Berlangganan

    Dapatkan diskon 45% di setiap pembelian paket berlangganan TEMPO.

    Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.