Seni



  • Bersiap: Kata Indonesia, Istilah Belanda
    Seni

    Bersiap: Kata Indonesia, Istilah Belanda

    Kontroversi istilah periode "Bersiap" sebagai periode kekerasan dalam masa perang kemerdekaan Indonesia. Topik amat peka untuk komunitas Indo-Belanda.

  • Sebuah Kontroversi Menjelang Pameran ‘Revolusi!’
    Seni

    Sebuah Kontroversi Menjelang Pameran ‘Revolusi!’

    Sejarawan Bonnie Triyana dan Rijksmuseum dilaporkan ke polisi di Belanda. Kenapa?

  • Taman dan Sebuah Konflik
    Teater

    Taman dan Sebuah Konflik

    Iwan Burnani Toni, eks anggota Bengkel Teater Rendra, menampilkan pertunjukan yang ia sebut teater-film. Menafsir ulang naskah Iwan Simatupang, Petang di Taman.

  • Gambar Berjiwa Satya Cipta
    Seni

    Gambar Berjiwa Satya Cipta

    Perupa Satya Cipta menggelar pameran tunggal bertajuk “The Wandering Soul” di Galeri Art-1. Tubuh perempuan erotis dan magis.

  • Raut Imigran di Kanvas Bush
    Buku

    Raut Imigran di Kanvas Bush

    Mantan presiden Amerika Serikat George W. Bush menerbitkan sebuah buku lukisan. Buku laris tentang wajah imigran.

  • FFI, Kritik Film, dan Tanete Pong Masak
    Sinema

    FFI, Kritik Film, dan Tanete Pong Masak

    Nama Tanete Pong Masak menjadi nama penghargaan kritikus film FFI. Siapa dia?

  • Limbah Cigondewah dan Kincir Air Tisna
    Seni

    Limbah Cigondewah dan Kincir Air Tisna

    Seniman Tisna Sanjaya membangun proyek instalasi pengolahan air di Imah Budaya Cigondewah. Salah satunya kincir air.

  •  Roman yang Disita Belanda
    Buku

    Roman yang Disita Belanda

    Jarang diketahui Wage Rudolf Supratman, pencipta lagu “Indonesia Raya”, menulis roman. Belum sempat beredar.

  • Humor Gelap Krisis Iklim
    Sinema

    Humor Gelap Krisis Iklim

    Film Don’t Look Up bertabur bintang. Humor gelap yang mengubur pesan penting krisis iklim.

  • Dari Silent Sea sampai Harry Potter
    Sinema

    Dari Silent Sea sampai Harry Potter

    Akhir 2021 hingga awal tahun depan, sejumlah film apik dirilis di bioskop dan layanan over-the-top (OTT). Berikut ini beberapa rekomendasi film.

  • Suara-suara ‘Esok’ dari Stovia
    Seni Rupa

    Suara-suara ‘Esok’ dari Stovia

    Biennale Jakarta 2021 digelar di Museum Kebangkitan Nasional (bekas Gedung Stovia) dan Museum Nasional. Di Stovia, beberapa karya mencoba berinteraksi dengan koleksi museum.

  • Pengeboman Pertama dari Maguwo
    Sinema

    Pengeboman Pertama dari Maguwo

    Pengeboman pertama dalam revolusi Indonesia oleh Angkatan Udara RI menjadi jantung film Kadet 1947. Film Indonesia tentang sejarah yang tak banyak diketahui orang.

  • Kisah Saudagar Akting dari Dusun Kembaran
    Buku

    Kisah Saudagar Akting dari Dusun Kembaran

    Ulang tahun ke-60 Butet Kartaredjasa dirayakan oleh berbagai seniman dan pemikir budaya dengan artikel yang dikumpulkan menjadi buku.

     

     

  • Mengenang Bens, Mengenang Aktuil
    Buku

    Mengenang Bens, Mengenang Aktuil

    Wartawan musik, Bens Leo, wafat pada 29 November 2021. Buku tentang Bens sebagai koresponden majalah Aktuil.

  • Dari Bundelan Pistol Sampai Bundelan Fulus
    Seni

    Dari Bundelan Pistol Sampai Bundelan Fulus

    Memperingati ulang tahun yang ke-50, Tempo menggelar pameran seni rupa bertema toleransi "Love/Tolerance".

  • Demi Harkat Para Sherpa
    Sinema

    Demi Harkat Para Sherpa

    Pendaki Nepal mengguncang dunia dengan menaklukkan 14 puncak gunung tertinggi dalam waktu kurang dari tujuh bulan. Nirmal Purja yang istimewa.

  • Dari Genta Mendut hingga Subway New York
    Seni

    Dari Genta Mendut hingga Subway New York

    Borobudur Writers & Cultural Festival 2021 menyuguhkan beragam pertunjukan seni, dari karya Epi Martison hingga Sutanto Mendut. Pentas digelar secara virtual.

  • Disrupsi Tanto Mendut
    Seni

    Disrupsi Tanto Mendut

    Seniman Sutanto Mendut menyajikan pentas bertajuk The Voice of Borobudur's Disruption. 

  • Kisah Seorang Preman Tunarungu
    Sinema

    Kisah Seorang Preman Tunarungu

    Sebuah debut yang menjanjikan dari sutradara dan penulis skenario Randolph Zaini. Tentang preman yang bisu dan tuli.

  • Kini Muchus Menjadi Pak Broto
    Sinema

    Kini Muchus Menjadi Pak Broto

    Film Losmen Bu Broto mengadaptasi naskah serial yang pernah tayang di TVRI pada 1980-an. Karakter dan konfliknya dibuat lebih kekinian.

     

  • Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

    Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.