Seni



  • Septina, Tatyana, dan Panyuwunan
    Seni

    Septina, Tatyana, dan Panyuwunan

    Sejumlah penyanyi menyanyikan sajak Romo Kuntara Wiryamartana, “Panyuwunan”. Seperti doa untuk mengusir kegelisahan di masa pandemi Covid-19.

  • Akhirnya Kita Punya Film Zombi
    Sinema

    Akhirnya Kita Punya Film Zombi

    Indonesia akhirnya memiliki serial bertema zombi yang digarap dengan serius. Mini seri Hitam di KlikFilm menghadirkan kisah zombi yang meneror sebuah desa dan bertumpu pada relasi ayah-anak.

  • Gusti, Kula Nyuwun…
    Seni

    Gusti, Kula Nyuwun…

    Romo Gregorius Budi Subanar SJ dan perupa Samuel Indratma mencetuskan gagasan musikalisasi sajak-sajak Jawa mendiang Romo Kuntara Wiryamartana SJ. Salah satunya sajak Panyuwunan. Dinyanyikan berbagai kalangan, dianggap sebagai doa di tengah pandemi.

  • Ubud, Suara-suara Cak dalam Kegelapan
    Seni

    Ubud, Suara-suara Cak dalam Kegelapan

    Happy Salma mementaskan Taksu Ubud, yang disiarkan melalui kanal YouTube. Komunitas-komunitas seni Ubud bahu-membahu berkolaborasi mendukung pertunjukan semikolosal tersebut. Christine Hakim dan Reza Rahadian terlibat.

  • Museum Maya Kuliner Nusantara
    Seni

    Museum Maya Kuliner Nusantara

    Sebuah museum virtual diluncurkan untuk melestarikan ragam tradisi kuliner Nusantara. Museum Gastronomi Indonesia berambisi besar menjadi pusat data sejarah berbagai makanan Indonesia dari hulu ke hilir.

  • Empat Cerita Ray di Tangan Sineas Masa Kini
    Sinema

    Empat Cerita Ray di Tangan Sineas Masa Kini

    Empat cerita pendek karya sutradara Satyajit Ray di masa muda kini diadaptasi menjadi antologi film pendek oleh sutradara India angkatan baru.

  • Tatapan Kamera, Tubuh, dan Jarak   
    Seni

    Tatapan Kamera, Tubuh, dan Jarak  

    Empat koreografer muda menampilkan empat ragam tarian pada Helatari Salihara 2021. Bertumpu pada gerak yang merespons tubuh, ruang, dan jarak, juga alih wahana ke ruang virtual.

  • Kehangatan dari Rumah Sakit Korea
    Sinema

    Kehangatan dari Rumah Sakit Korea

    Musim kedua serial Hospital Playlist masih penuh dengan kisah para dokter, pasien, dan keluarga yang membuat hati terasa hangat. Sama sekali tak berkisah tentang pandemi.

  • Tafsir-tafsir untuk Romo Mangun
    Seni

    Tafsir-tafsir untuk Romo Mangun

    Sebanyak 23 seniman menggelar pameran bersama untuk merayakan kerinduan terhadap sosok Yusuf Bilyarta Mangunwijaya alias Romo Mangun. Menyuguhkan patung hingga sketsa digital.

  • Ayah Tunggal dan Kritik Gender
    Sinema

    Ayah Tunggal dan Kritik Gender

    Film Fatherhood menyuguhkan problem pengasuhan anak dan gender dengan kemasan komedi. Masih bermain-main di permukaan.

     

  • Merekam Jakarta dalam Kanvas
    Seni

    Merekam Jakarta dalam Kanvas

    Menyambut ulang tahun Ibu Kota, kita diajak melihat kembali rupa Jakarta yang terekam dalam jejak-jejak kanvas seniman. Dari Johannes Rach hingga Srihadi Soedarsono.

  • Ali dan Keempat Ibunya
    Sinema

    Ali dan Keempat Ibunya

    Sebuah drama komedi yang menyelipkan kisah tragis tentang konsep keluarga. Ditayangkan di platform Netflix, film Ali & Ratu-ratu Queens adalah sebuah kisah coming of age sosok Ali yang mengharukan.

  • Melampaui Ruang, Melampaui Diam
    Seni

    Melampaui Ruang, Melampaui Diam

    Nadiah Bamadhaj, perupa berkebangsaan Malaysia, menampilkan pameran seni instalasi di Kiniko Sarang Art Space Yogyakarta. Karya-karyanya merefleksikan makna perempuan dalam masyarakat Jawa.

  • Senyap yang Menyergap   
    Sinema

    Senyap yang Menyergap  

    Setelah setahun perilisannya tertunda, A Quiet Place II menjadi salah satu film pertama yang kembali mengisi layar bioskop pada era pandemi. Sekuel kedua dari John Krasinski yang meneror dengan kesenyapan. Lebih cepat, lebih menyergap.

  • Tjoet Nja’ Dhien, Tiga Dekade Kemudian
    Sinema

    Tjoet Nja’ Dhien, Tiga Dekade Kemudian

    Film Tjoet Nja’ Dhien yang diproduksi pada 1988 tayang kembali di layar bioskop. Kualitasnya lebih prima berkat restorasi berongkos miliaran rupiah. Momen untuk mengingat kembali capaian sinema Indonesia.

  • Membuat 'Tjoet Nja' Dhien' Kinclong kembali
    Sinema

    Membuat 'Tjoet Nja' Dhien' Kinclong kembali

    Proses restorasi film Tjoet Nja' Dhien berlangsung sejak 2017. Ongkosnya sekitar Rp 3 miliar ditanggung oleh Belanda.

  • Paraphernalia Meleleh di Hong Kong
    Seni

    Paraphernalia Meleleh di Hong Kong

    Pameran seni dunia mulai bergeliat melawan Covid-19. Art Basel Hong Kong kembali digelar secara fisik, meski masih terbatas. ROH Projects Jakarta membawa proyek patung es yang meluruh.

  • Tentang Suara, Bunyi, dan Kesunyian
    Sinema

    Tentang Suara, Bunyi, dan Kesunyian

    Sound of Metal, film bertema pencarian identitas diri yang mengharukan, meraih enam nominasi Oscar 2021 dan memenangi dua di antaranya. Riz Ahmed bintang yang perlu diperhatikan.

  • Dokumenter Rock and Roll untuk Bumi
    Sinema

    Dokumenter Rock and Roll untuk Bumi

    Pulau Plastik menjadi satu dari sedikit film dokumenter tentang permasalahan sampah plastik yang dibuat dengan perspektif Indonesia.

  • Masa Kelam Si Kartu Salam
    Seni

    Masa Kelam Si Kartu Salam

    Kartu ucapan selamat alias karusel pelan-pelan tutup riwayat. Teknologi komunikasi digital melumatnya. Salam Idul Fitri pun muncul di telepon seluler.

  • Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.