Obituari



  • Imajinasi Ilmiah Daniel Dhakidae
    Obituari

    Imajinasi Ilmiah Daniel Dhakidae

    Daniel Dhakidae adalah seorang kurator dan pelaku sejarah dalam perkembangan ilmu sosial Indonesia. Ia mewariskan fondasi intelektual untuk generasi ilmuwan penerusnya.

  • Farid Husain, Misi Damai Seorang Dokter Bedah
    Obituari

    Farid Husain, Misi Damai Seorang Dokter Bedah

    Farid Husain diberi peran oleh Jusuf Kalla untuk melancarkan dialog personal, bertatap muka dengan lawan. Misinya spesialis komunikasi di panggung belakang.

  • 84 Tahun yang Singkat
    Obituari

    84 Tahun yang Singkat

    Komponis Trisutji Kamal telah pergi. Ia memetik inspirasi dari berbagai keadaan, tapi Ramadan adalah masa ketika inspirasi musiknya mengalir deras.

  • Cita-cita yang Tak Tercapai
    Obituari

    Cita-cita yang Tak Tercapai

    Artidjo Alkostar mudah tertantang. Ia rela mengesampingkan kesehatannya demi membenahi dunia hukum di Indonesia. Mantan hakim agung itu berpulang pada Ahad, 28 Februari lalu. 

  • Perginya Sang Penyintas Tangguh
    Obituari

    Perginya Sang Penyintas Tangguh

    Tedjabayu tak pernah cengeng soal masa lalu. Penyintas tragedi 1965 yang tegar menghadapi tantangan.

  • Biyang Bulan Tak Lekang oleh Zaman
    Obituari

    Biyang Bulan Tak Lekang oleh Zaman

    Ayu Bulantrisna Djelantik mendidik murid-muridnya bukan untuk berkarya, melainkan berdaya. Seorang aktivis yang gigih dalam ranah budaya, ilmu, dan sosial.

  • Kang Jalal Tak Kesepian Lagi
    Obituari

    Kang Jalal Tak Kesepian Lagi

    Menulis obituari tak jarang menjadi ziarah yang membuat kita lebih paham akan sosok yang kita ziarahi. Inilah yang saya rasakan ketika mengetik baris-baris di bawah ini.

  • Mona Lohanda, Arsip VOC, dan Sejarah Indonesia
    Obituari

    Mona Lohanda, Arsip VOC, dan Sejarah Indonesia

    Tidak banyak sejarawan Indonesia yang meminati sejarah Vereenigde Oostindische Compagnie karena sulitnya membaca arsip-arsip maskapai dagang Belanda yang beroperasi di Indonesia pada abad ke-17 hingga ke-18 itu. Satu di antara sedikit sejarawan Indonesia yang justru tertarik dan menjadi ahli sejarah VOC adalah Mona Lohanda.

  • Herry Priyono dan Filsafat yang Terlibat
    Obituari

    Herry Priyono dan Filsafat yang Terlibat

    Herry Priyono memprovokasi dan menganjurkan sebuah filsafat yang terlibat. Menurut dia, keadilan hanya mungkin apabila yang politik sekaligus menjadi yang sosial.

  • Perginya Pendobrak Klise yang Jenaka
    Obituari

    Perginya Pendobrak Klise yang Jenaka

    Daru Priyambodo, mantan Pemimpin Redaksi Koran Tempo dan Tempo.co, meletakkan batu fondasi lahirnya jurnalisme digital Tempo. Kritiknya dinanti karena dibumbui humor.

  • Sungai Itu Telah Kembali ke Lautan
    Obituari

    Sungai Itu Telah Kembali ke Lautan

    Gunawan Wiradi adalah figur ideal intelektual-aktivis di zamannya, yang menjaga autentisitas pemikiran dan marwah diri dengan ngelmu iku kalakone kanthi laku (ilmu itu terwujud-nyatakan dalam praktik, aksi, dan perbuatan).

  • Maestro Bali yang Beda
    Obituari

    Maestro Bali yang Beda

    Wianta mengubah wajah seni Bali. Dia menolak dengan tegas segala ragam seni yang berbau "etnis".

  • Seniman Desa yang Membuana
    Obituari

    Seniman Desa yang Membuana

    Rahayu Supanggah menapakkan kedua kakinya di antara intuisi dan ilmu, serius dan kelakar. Komposisi Setan Jawa mengejewantahkan gambar yang "jauh dan lampau" menjadi "dekat dan kini".

  • Perginya Sang Katalisator
    Obituari

    Perginya Sang Katalisator

    Anung adalah aktivis sejati yang rendah hati dan memegang teguh komitmen. Seorang katalisator yang mampu mengerjakan semua hal.

  • Pak Zahid dari Kampung Kwitang
    Obituari

    Pak Zahid dari Kampung Kwitang

    Gaya menulis Alwi Shahab seperti orang bercerita. Di tangannya, sejarah menjadi mengasyikkan tanpa kehilangan keseriusan.

  • Warisan Besar Guru Awal Taliwang
    Obituari

    Warisan Besar Guru Awal Taliwang

    Malik Fadjar mengawali kariernya sebagai guru agama di sekolah rakyat di Nusa Tenggara Barat. Wafat pada 7 September 2020, ia meninggalkan warisan besar tentang multikulturalisme hingga reformasi pendidikan nasional.

  • Jakob Oetama, Sang Kompas
    Obituari

    Jakob Oetama, Sang Kompas

    Jakob Oetama adalah Kompas. Ia telah membentuk habitus Kompas yang hati-hati selama era Orde Baru yang tidak lekang seiring dengan perubahan rezim politik.

  • Pak Bianpoen yang Saya Kenal
    Obituari

    Pak Bianpoen yang Saya Kenal

    Bianpoen adalah arsitek perkotaan legendaris yang tegas dan selalu menekankan pentingnya tujuan pembangunan. Memihak warga yang kurang berdaya atau tertindas.

  • Indonesianis Pemandu Sejarah Aceh
    Obituari

    Indonesianis Pemandu Sejarah Aceh

    Sejarawan Australia, Lance Castles, malang-melintang meneliti serta menulis sejarah dan politik Indonesia. Fasih berbahasa Aceh dan pernah menulis buku yang kontroversial tentang asal-usul etnis Betawi.

  • Jejak Besar Anak Pasar
    Obituari

    Jejak Besar Anak Pasar

    Cornelis Lay menawarkan dan menjadi eksemplar “jalan ketiga” peran intelektual. Akademikus yang berpolitik tapi menampik menjadi perkakas kekuasaan. Bocah miskin yang sukses mendaki ke puncak.

  • 12

    Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.